Tahun 2020 menjadi tahun yang diselimuti kekelaman dan akan tercatat dalam sejarah sebagai tahun terburuk yang pernah dijalani umat manusia. Banyak sekali orang yang kehilangan orang terdekat bahkan orang terkasih sekalipun. Sebuah pandemi terjadi setelah 100 tahun lamanya tidak pernah terjadi pandemi yang menakutkan seperti ini.

Pandemi virus corona atau yang biasa dikenal dengan istilah Covid-19 ini berhasil membuat masyarakat dunia membatasi pergerakannya. Banyak sekali pergerakan fisik yang tertahan karena banyak orang yang tidak berani keluar rumah. Orang lebih memilih mengurung diri di rumah karena takut menyebarkan virus atau tertular virus yang menakurkan ini.

Virus ini telah memakan jutaan umat manusia di berbagai belahan dunia. Kasus positif melonjak di pertengahan tahun karena masih banyak orang yang acuh dan menganggap remeh permasalahan ini. Di Indonesia pun kasus ini baru muncul di bulan Februari dan terus menyebar ke banyak orang. Di bulan Desember ini tercatat sudah ada 500 ribu lebih kasus positif Covid-19 dengan 400 ribu lebih pasien dinyatakan sembuh, 16 ribu lebih dinyatakan sembuh dan sisanya masih dalam pengawasan dan perawatan.

Di dunia, kasus ini pertama kali terjadi pada tahun 2019 tepatnya Desember 2019 saat terjadi lonjakan kasus corona di Wuhan, Republik Rakyat China (RRC). Virus ini dengan cepat menyebar ke beberapa negara tetangga seperti Korea, Jepang dan terus menyebar ke berbagai penjuru dunia.

Ada yang menganggap virus ini merupakan buatan manusia. Ada juga yang menganggap virus ini menyebar dari hewan. Yang jelas virus ini telah memakan banyak umat manusia dan membuat kita harus lebih waspada dalam menghadapi virus yang satu ini.

Virus ini berhasil mematikan beberapa sektor lini ekonomi selain kesehatan tentunya. Korban terbesarnya di Indonesia adalah sektor UMKM yang menguasai pangsa pasar Indonesia sebesar 99% selama ini. Hampir setengah dari 64 juta unit usaha UMKM dinyatakan gulung tikar.

Pemerintah pun telah mengambil langkah cepat tanggap dengan memberikan ampunan pajak dan juga bantuan dana yang dapat dicairkan melalui salah satu bank milik BUMN yakni BRI. Mereka, pelaku UMKM berhak mendapatkan dana sebesar Rp2,4 juta sebagai bantuan modal kepada mereka secara cuma-cuma.

Sektor UMKM merupakan sektor terpenting dalam roda ekonomi Indonesia, karena UMKM telah terbukti memberikan kontribusi yang sangat besar. UMKM telah berhasil memberikan lapangan pekerjaan sebanyak 116 juta jiwa. Mereka juga telah menyumbang Rp8 ribu trilliun terhadap PDB Indonesia dari total Rp14 ribu trilliun. Sebuah angka yang fantastis.

Pemerintah juga berharap UMKM dapat bangkit secepat mungkin dengan berbagai kebijakan dan juga inovasi. Salah satu inovasi yang hadir adalah memastikan UMKM mendapatkan pelanggan pasti. Maka dimasukanlah ide pengadaan barang dan jasa BUMN melalui UMKM untuk proyek dengan nominal maksimal Rp14 milliar.

Dengan adanya kebijakan dan lahirnya PaDi UMKM, tentu menjadi angin segar bagi perekonomian Indonesia agar terhindar dari resesi yang mengancam. Kunjungi segera PaDi UMKM!