Sebagian besar pemilik burung lebih suka memelihara teman berbulu mereka di dalam rumah. Tetapi beberapa pemilik memilih untuk menempatkan burung mereka di kandang luar ruangan beberapa atau sepanjang waktu.

Meskipun memelihara burung peliharaan di luar ruangan dapat memiliki beberapa manfaat, seperti memberi mereka tambahan vitamin D alami dari sinar matahari, ada juga risiko serius bagi kandang di luar ruangan.

Temukan beberapa masalah yang dapat timbul dari memelihara burung Anda di luar, sehingga Anda dapat membuat keputusan yang tepat tentang kandangnya.

Cuaca ekstrim

Terpapar cuaca panas dan dingin yang ekstrim dapat merusak kesehatan burung. Dan mungkin sulit untuk mengisolasi sangkar burung dengan cukup efektif untuk melindungi penghuninya dari kondisi cuaca buruk yang akan mereka hadapi di luar.

manfaat-memelihara-burung

Burung yang kepanasan atau kedinginan berisiko terkena penyakit fatal jika tidak bisa mendapatkan perlindungan yang layak. https://kacer.co.id/ Tambahkan peristiwa cuaca lainnya — seperti hujan, hujan es, dan kilat — dan risiko kandang burung di luar ruangan semakin meningkat.

Paparan Patogen

Burung yang hidup di luar akan menghadapi sejumlah patogen yang dapat dihindari dengan tinggal di dalam ruangan.

Meskipun ada produk yang mengklaim dapat melindungi dari beberapa jenis infeksi parasit, sangat sulit untuk mencegah penyakit virus dan bakteri. Karena itu, pertahanan terbaik Anda terhadap jenis penyakit ini adalah menghindari burung Anda terpapar sejak awal.

Risiko Melarikan Diri yang Meningkat

Seekor burung yang ditempatkan di kandang luar, tentu saja, berisiko tinggi untuk melarikan diri. Jika burung itu adalah burung beo jenis apa pun, risikonya meningkat. Burung yang sangat cerdas ini dikenal karena selalu mencari cara untuk membuka pintu kandang yang paling rumit sekalipun.

Jika burung Anda lolos dari kandang luar ruangannya, tidak hanya ia cenderung terbang karena ketakutan atau keingintahuan, tetapi juga berisiko cedera akibat bahaya lingkungan. Ditambah lagi, ia mungkin menderita stres dan syok yang ekstrim, yang dapat menyebabkan penyakit dan bahkan kematian.

Predator

Evolusi telah memberi teman berbulu kita naluri dan peralatan yang diperlukan untuk melarikan diri dari pemangsa berkali-kali — tetapi tidak setiap saat. Burung peliharaan sering kali memiliki lebih banyak kesulitan untuk melarikan diri dari bahaya daripada rekan mereka yang liar, karena naluri mereka untuk mendeteksi bahaya tidak diasah dengan tajam.

Semua jenis hewan — termasuk kucing, anjing, ular, dan bahkan burung lainnya — mungkin menargetkan teman berbulu Anda sebagai makanan potensial jika ditempatkan di luar ruangan. Meskipun burung Anda terkurung dengan aman di dalam kandangnya, selalu ada kemungkinan predator menemukan jalan masuk ke dalam kandang.

Racun Lingkungan

Burung yang hidup di luar — bahkan di kandang luar yang aman — berisiko bersentuhan dengan racun di lingkungan yang dapat membuat mereka sakit parah. Ini bisa dalam bentuk tanaman, polusi, atau bahkan serangga yang telah terpapar pestisida atau bahan kimia lainnya.

Bergantung pada ukuran burung Anda dan toksin yang terlibat, terkadang tidak membutuhkan banyak paparan untuk menimbulkan reaksi yang serius atau fatal. Dan bahkan jika Anda berhati-hati tentang potensi racun di properti Anda sendiri, sering kali bahaya ini dapat menyebar jauh dan membuat burung Anda sakit.