Freelancer atau pekerja lepas berkembang di kalangan usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia. Bagi mereka, mempekerjakan freelancer akan meningkatkan produktivitas perusahaan, tanpa mengeluarkan biaya yang signifikan seperti biaya pelatihan, biaya makanan, dan biaya transportasi. Namun pada kenyataannya, mempekerjakan seorang freelancer memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Konsultan Pajak Jakarta

Mengapa menggunakan Freelancer?

Ada banyak alasan mengapa UKM mempekerjakan freelancer. Menurut sebuah penelitian, 40% UKM di Indonesia merasa penting untuk mempekerjakan pekerja lepas karena pekerja lepas memiliki kemampuan untuk melakukan pekerjaan tertentu. 35% lainnya merasa kewalahan. 20% sisanya merasa memiliki sumber daya yang terbatas untuk mencari staf tetap. Layanan yang dibutuhkan bervariasi di berbagai bidang seperti pengembangan situs web, desain dan multimedia, pemasaran, penulisan, dan lainnya.


Manfaat Freelance

Menurut penelitian di atas, manfaat menggunakan freelancer adalah sebagai berikut.

Ekonomis. Anggaran UKM harus dikelola dengan bijak. Dengan Freelanner, anggaran perusahaan secara umum dapat dialokasikan untuk penelitian dan pengembangan atau untuk bisnis. Kekuatan penggunaan freezer juga bervariasi. 82% melakukan 3x per bulan, 9% 4x – 10x per bulan. Kemudian sisanya 9% lebih dari 10x per bulan. Biaya berkisar dari 500.000 hingga 3,5 juta rubel.

Memiliki beberapa keterampilan. Pekerja lepas yang melakukan banyak pekerjaan sekaligus menguntungkan perusahaan. Alih-alih membayar staf tetap di departemen yang berbeda, dengan biaya rendah, banyak proyek perusahaan dapat diselesaikan.

Dapatkan ide baru. Freelancer memiliki ide cemerlang dan efektif untuk perusahaan. Pengalaman kerja untuk klien yang berbeda dapat membuat Freelanner lebih kreatif dan realistis. Freelancer benar-benar berdiri dengan nama mereka untuk memberikan layanan yang unggul dan ide-ide berkualitas di tempat kerja untuk klien mereka.

Masalah yang dihadapi oleh UKM

Menggunakan freezer tidak semudah yang dibayangkan. Anda mungkin mengalami beberapa masalah, bahkan jika biayanya lebih rendah. Menurut sebuah studi oleh sribulancer.com, UKM sering mengalami masalah dalam mempekerjakan pekerja lepas. Hal ini tentunya akan mempengaruhi produktivitas bisnis Anda. Berikut adalah beberapa:

Hubungan. Perbedaan tempat kerja menjadi penyebab utama sulitnya berkomunikasi dengan Freelance. Jika freelancer Anda berada di kota atau negara yang berbeda, akan sangat sulit bagi Anda untuk mengontrol kinerja Anda.

Waktu penyelesaian. Pekerja lepas mungkin tidak dapat menyelesaikan pekerjaan mereka tepat waktu. Pekerja lepas tidak hanya bekerja untuk Anda karena mereka memiliki pekerjaan yang berbeda dengan klien yang berbeda. Banyaknya pelanggan yang perlu dilayani membebaskan gangguan, membuat seluruh proyek selesai. Hal ini mengakibatkan hasil yang tidak memuaskan.

Sistem Pembayaran. Sistem pembayaran freelance bervariasi tergantung pada wilayah atau sistem kewajiban. Hal inilah yang terkadang menjadi masalah bagi UKM. Jika freelancer beroperasi di area terdekat (misalnya, di kota), pembayaran dapat dilakukan dengan cara pengiriman atau transfer langsung. Lain halnya jika Liberator tinggal di kota atau negara yang berbeda. Bisnis harus mentransfer ke bank lain atau menggunakan alat pembayaran virtual seperti paypal.

Mempekerjakan freelancer tidak selalu menguntungkan perusahaan. Sebelum mempekerjakan freelancer, UKM harus mempertimbangkan dengan cermat apa yang sebenarnya diinginkan perusahaan mereka. Ingatlah bahwa kinerja freelancer mempengaruhi produktivitas perusahaan. Untuk kemudahan pelaporan keuangan, gunakan Aplikasi Komputer Jurnal Akuntansi. https://proconsult.id/