Fungsi Asli Uang – Suatu benda dapat dijadikan “uang” jika benda tersebut telah memenuhi syarat-syarat tertentu. Pertama, objek tersebut harus diterima secara umum (acceptability). Untuk dapat diakui sebagai alat tukar bersama, suatu benda harus memiliki nilai yang tinggi atau paling tidak dijamin oleh pemerintah.

Bahan yang akan dijadikan uang juga harus tahan lama, kualitas cenderung sama, jumlahnya dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dan juga tidak mudah dipalsukan. Uang juga harus mudah dibawa, portabel, dan juga mudah dibagikan tanpa mengurangi nilainya, serta memiliki nilai yang cenderung stabil dari waktu ke waktu. Fungsi Asli Uang dibagi menjadi:

  • Sebagai media pertukaran yang dapat memfasilitasi pertukaran. Orang yang akan melakukan pertukaran, tidak perlu melakukan penukarkan barang, tetapi hanya cukup menggunakan uang sebagai alat penukarannya. Kesulitan menukar dengan barter dapat diatasi dengan menukarkan uang.
  • Sebagai satuan hitung karena uang dapat digunakan untuk menunjukkan nilai berbagai barang atau jasa yang diperdagangkan, menunjukkan jumlah kekayaan, dan menghitung jumlah pinjaman. Uang juga digunakan untuk menentukan harga barang atau jasa (indikator harga). Sebagai unit hitung, uang juga berperan dalam memfasilitasi pertukaran.
  • Sebagai penyimpan nilai (mata uang) karena dapat digunakan untuk mentransfer daya beli dari masa sekarang ke masa yang akan datang. Saat seorang penjual barang dan jasa menerima sejumlah uang dari yang dijualnya, maka dia akan mendapatkan uang untuk digunakan sebagai alat membeli barang dan juga jasa di masa depan. Demikianlah ulasan tentang fungsi asli uang semoga bermanfaat.

Sumber: beritaharianku