Ini karena hak merk adalah pemberian bagi pemilik merk yang terdaftar di Ditjen Kekayaan Intelektual (DJKI). Dengan punya keliru satu wujud pemberian Hak Kekayaan Intelektual (HKI) itu, pemiliknya mampu Mengenakan merk dagang/bisnis secara eksklusif.

Merek selanjutnya mampu berbentuk penampilan grafis mampu dalam wujud gambar, logo, nama, kata, huruf, angka, lapisan warna dalam wujud dua dimensi atau tiga dimensi, suara, hologram, atau paduan dari dua atau lebih unsur tersebut.

Selain itu, kepemilikan atas merk dagang merupakan keliru satu cara untuk meningkatkan energi saing di dunia usaha. Sebab, merk merupakan identitas usaha yang jadi pembeda pada barang yang diproduksi oleh satu pihak dengan pihak lainnya seperti jasa pendaftaran merek paten hak cipta hki murah .

Persyaratan yang dibutuhkan juga enteng banget loh, kalilan cuman butuhin tiga hal, yakni Etiket/label merek, Tanda tangan pemohon, dan Surat rekomendasi UKM Binaan atau Surat Keterangan UKM Binaan Dinas (Asli) (dokumen ini berlaku untuk pemohon UMKM).

Terus caranya gimana? Ribet nggak?

Tenag, tidak cuman persyaratannya yang mudah, caranya juga nggak ribet kok, karena kamu mampu daftar lewat online, jadi nggak kudu repot lagi. Dikutip dari laman dgip.go.id, caranya tersedia di bawah ini, mengikuti langkah buy stepnya ya!

Pesan kode billing di http://simpaki.dgip.go.id/
Pilih ‘Merek dan Indikasi Geografis’ terhadap type pelayanan
Pilih ‘Permohonan Pendaftaran Merek yang Diajukan Oleh:’
Pilih ‘Usaha Mikro dan Usaha Kecil’ atau ‘Umum’
Pilih ‘Secara Elektronik (Online)’
Masukkan Data Pemohon dan Data Permohonan (nama, alamat lengkap, e-mail dan nomer ponsel, dll)
Lakukan pembayaran PNBP lewat ATM/internet banking/m-banking
Membuat akun di merk di https://merek.dgip.go.id/
Pilih ‘Permohonan Online’
Pilih type permohonanan, masukkan Kode billing yang telah dibayarkan
Memasukkan Data Merek
Memasukkan Data Kelas
Unggah lampiran dokumen persyaratan
Cetak Draft Tanda Terima
Selesai

Untuk tarif atau cost yang dibutuhin berapa?

Tarif Pendaftaran Hak Merek Bagi UMKM dan Umum berbeda-beda. Ketentuan tarif pendaftaran Hak Merek di DJKI (Ditjen KI) telah diatur dalam PP Nomor 28 Tahun 2019. Tarif selanjutnya juga dalam kategori Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Besaran cost mendaftarkan merk dibedakan berdasarkan kategori pemohon, yakni lazim atau UMKM. PP Nomor 28 Tahun 2019 juga menyesuaikan besaran tarif perpanjangan jangka pas pemberian merek.

Tarif pendaftaran Hak Merek untuk UMKM mampu lebih kurang Rp 500.000 kalau lakukan secara secara online dan Rp 600.000 kalau lakukan secara manual atau offline. Untuk pendaftaran Hak Merek bagi masyarakat lazim sebesar Rp 1.800.000 secara online dan Rp 2.000.000 yang ditunaikan secara manual atau offline.

Sementara untuk tarif perpanjangan jangka pas pemberian merk juga berbeda. Dalam jangka pas 6 bulan sebelum akan atau hingga berakhirnya pemberian merek, bagi UMKM sebesar Rp 1.000.000 kalau perpanjangan ditunaikan secara online dan Rp 1.200.000 kalau perpanjangan ditunaikan secara manual atau offline. Lalu untuk tarif lazim sebesar Rp 2.250.000 secara online dan Rp 2.500.000 secara manual atau offline.