Benarkah Ada Jerawat Hormon? Begini Penjelasannya Menurut Ahli – Jerawat hormonal, sesuai namanya, ialah jerawat yang berkaitan dengan fluktuasi hormon. Walau umumnya dihubungkan dengan fluktuasi hormon selama saat pubertas, jerawat hormonal bisa mempengaruhi orang dewasa di semua umur.

Jerawat hormonal benar-benar biasa terjadi pada wanita. Beberapa factor bisa mengakibatkan munculnya jerawat ini, terhitung menstruasi dan menopause.

Opini beberapa pakar bermacam dalam soal jerawat hormonal. Walau Mayo Clinic menjelaskan hormon biasanya bukan factor pemicu jerawat ke orang dewasa, kesetidakimbangan hormon rupanya masih tetap bisa mengakibatkan jerawat ke orang dewasa dengan keadaan klinis yang memicunya.

 

maklon kosmetik

Cari Pabrik Maklon Kosmetik dan Skincare Terbaik? Cek Disini

 

Selama saat pubertas, jerawat hormonal kerap ada di zone-T. Ini terhitung dahi, hidung, dan dagu. Jerawat hormonal ke orang dewasa umumnya tercipta pada bagian bawah muka. Ini terhitung sisi bawah pipi dan disekitaran garis rahang.

Untuk beberapa orang, jerawat hormonal bisa berbentuk komedo, komedo putih, dan jerawat kecil yang ada di kepala, atau kista. Mencuplik dari skinkraft.com, berikut ialah pemicu dan langkah menangani jerawat hormonal yang harus Anda kenali.

Berikut ialah beberapa pemicu khusus dari munculnya jerawat hormonal yang penting Anda kenali:

  1. Menstruasi

Fluktuasi hormon saat sebelum awalnya transisi menstruasi bisa memacu jerawat. Sebagian besar wanita disampaikan alami tanda-tanda jerawat pramenstruasi.

Kandungan estrogen dan progesteron turun saat periode menstruasi merapat. Kandungan testosteron masih tetap stabil, menjadikan hormon menguasai sepanjang menstruasi. Ini bisa berperan pada produksi sebum, mengakibatkan kulit Anda berjerawat.

  1. Menopause

Wanita alami pengurangan kandungan estrogen dan kenaikan androgen sepanjang menopause. Ini dapat mengakibatkan munculnya jerawat hormonal.

  1. Pubertas

Selama saat pubertas, kandungan androgen bertambah pada wanita dan pria untuk tingkatkan kemampuan tulang dan otot. Ini bisa mengakibatkan produksi sebum berlebihan, yang mengakibatkan timbulnya jerawat.

 

Baca juga: Penyebab Mata Berair dan Solusi Tepat Mangatasinya Hanya 5 Menit

 

  1. PCOS

PCOS atau sindrom ovarium polikistik terjadi selama saat subur seorang wanita. PCOS terjadi saat kandungan androgen yang tinggi menahan produksi estrogen dan progesteron pada tubuh wanita.

Ini berperan di kulit berminyak dan mengakibatkan tanda-tanda jerawat hormonal. PCOS bisa memengaruhi transisi reproduksi wanita dan mengakibatkan Anda alami menstruasi yang tidak teratur.

Saat itu, tanda-tanda jerawat hormonal yang umum ada dan bisa dilihat yakni:

Ada cara-cara menangani jerawat hormonal yang pantas Anda kenali. Anda bisa coba satu diantaranya, sesuai opsi Anda semasing. Berikut kiat-kiatnya:

  1. Therapy Hormon

Langkah menangani jerawat hormonal lewat produk dengan bahan kimia yang pertama dengan therapy hormon. Therapy hormon ialah penyembuhan khusus untuk kurangi jerawat hormonal, dan langkah ini sering dipakai.

Dia bekerja dengan kurangi kandungan androgen yang bersirkulasi pada tubuh. Therapy ini sudah efisien dalam kurangi tanda-tanda jerawat hormonal untuk wanita yang tidak memberi respon secara baik pada perawatan pengurangan jerawat yang lain.

Beberapa obat yang dipakai dalam therapy hormon terhitung dalam kelompok ini:

Walau therapy hormon ialah perlakuan pertama untuk menangani jerawat hormonal, berikut beberapa perawatan simpatisan yang lain yang bisa dilaksanakan:

  1. Antibiotik Oral

Langkah menangani jerawat hormonal lewat produk dengan bahan kimia yang ke-2  dengan memakai antibiotik oral. Antibiotik oral bisa diminum bila kulit Anda tidak memberi respon penyembuhan tropis secara baik.

  1. Perawatan Tropis

Langkah menangani jerawat hormonal lewat produk dengan bahan kimia yang ke-3  dengan memakai perawatan tropis. Berikut beberapa kandungan bahan yang bisa menolong menyembuhkan jerawat hormonal:

  1. Suntikan Steroid

Langkah menangani jerawat hormonal lewat produk dengan bahan kimia yang keempat dengan lakukan suntik steroid. Ini dipakai untuk menyembuhkan infeksi jerawat.

Suntikan steroid bisa menurunkan tempat yang meradang di badan Anda. Tetapi, ini bukanlah perawatan yang dianjurkan untuk jerawat. Langkah ini lebih sebagai pembaruan cepat bila Anda ingin hilangkan satu jerawat tertentu saat sebelum acara atau hari istimewa.

Beberapa pejuang jerawat terus cari alternative alami untuk menangani permasalahan kesehatan muka yang ini. Berikut beberapa penyembuhan rumahan alami yang kemungkinan mempunyai dampak positif dalam kurangi tanda-tanda jerawat hormonal:

  1. Kunyit

Langkah menangani jerawat hormonal berbahan alami yang pertama dengan kunyit. Karakter antimikroba dan antiinflamasinya bisa menolong membenahi tanda-tanda jerawat.

  1. Ketumbar

Langkah menangani jerawat hormonal berbahan alami yang ke-2  dengan ketumbar. Ketumbar dibungkus dengan karakter anti-inflamasi, antiseptik dan antibakteri. Ini bisa berperan sebagai opsi efisien dalam menyembuhkan jerawat inflamasi.

  1. Shatavari

Langkah menangani jerawat hormonal berbahan alami yang ke-3  dengan shatavari. Tanaman pengimbang hormon ini sudah dipakai secara tradisionil untuk mempromokan beberapa faedah kesehatan, khususnya yang terkait dengan mekanisme reproduksi wanita. Ini membuat sanggup menyembuhkan tanda-tanda jerawat hormonal.

  1. Licorice

Langkah menangani jerawat hormonal berbahan alami yang keempat dengan licorice. Konsentrat licorice sudah bisa dibuktikan mempunyai dampak anti-androgen. Ini tingkatkan kesetimbangan hormonal dan bisa dipakai untuk kurangi tanda-tanda jerawat hormonal.

 

Baca juga: Manfaat lobak putih untuk wajah

 

  1. Minyak pohon teh

Langkah menangani jerawat hormonal berbahan alami yang ke-5 dengan minyak pohon teh atau tea tree oil. Minyak pohon teh bekerja dengan kurangi infeksi yang bisa mengakibatkan jerawat. Satu study mendapati jika 5% minyak pohon teh tropis menurunkan tanda-tanda pada peserta yang mempunyai jerawat enteng sampai sedang.