Mie banyak memiliki fans, baik di Indonesia atau daerah Asia yang lain. Beberapa jenis mie yang dipakai untuk mengolah makanan Asia cukup bermacam. Masing-masing mi itu mempunyai karakter rasa dan struktur yang berbeda.

11 Jenis Mie Asia Yang Populer

Bukan hanya kuliner lokal yang beragam macam, kuliner luar negeri yang menyebar di seluruh penjuru dari olahan mie juga menarik mata. Khususnya kuliner di Asia, mie ayam dekat rumah memiliki tipe mie lain dengan mie ramen.

Dilansir dari laman mpotimes, ini dia 11 Jenis Mie Asia Yang Populer. Yuk kita ulas!

1. Mie Telur

Dapat disebut mie dari China ini terkenal dimana saja. Sama dengan namanya, mie ini dibuat dari telur dan gandum. Karena dampak telur, mie ini warna kuning jelas atau kuning pucat. Jika ingin dipakai untuk masak, mie telur harus direbus lebih dahulu lalu dapat diproses sesenang hati. Selainnya mie goreng, masakan mie telur favorite saya lainnya ialah I Fu-Mie!

2. Kwetiau

Tentu mie yang ini tidak asing, karena di Indonesia, mie ini tentu berjejeran dengan mie kuning dan bihun. Kwetiau berupa gepeng dan cukup terbuka yang mengandung gluten free. Wow, lebih sehat, kan? Disamping itu, mie ini cuman dibuat dari tepung beras dan air. Langkah masaknya dapat dimasak, direbus, atau dibikin kombinasi sup. Jika masalah rasa, tidak kalah dari mie telur, dech!

3. Sohun

Disebutkan glass noodles, sohun dibuat dari pati, dapat dari pati kacang hijau, umbi-umbian, atau sagu. Beberapa bahan itu membuat sohun gluten free, loh, tetapi jika dibanding dengan bihun, struktur sohun lebih benyek saat diolah.

4. Bihun

Nach, janganlah sampai terganti dengan sohun ya! Bihun mempunyai watak yang serupa dengan sohun. Namun bihun warna sedikit kabur dengan rasa dan struktur yang lebih halus. Waktu saya sudah mengetahui rahasia memprosesnya, saya sukai buat bihun rebus dengan kuah kaldu. Disamping itu, dimasak atau dibikin kombinasi sup oke, loh!

5. Misoa

Satu kembali yang kerap kebalik-balik dengan sohun dan bihun, yaitu misoa. Tipe mie ini dibuat dari tepung terigu. Berwarna cukup putih dan tidak terbuka, dan teksturnya yang halus. Ibu saya kerap buat misoa goreng dan sukses buat saya suka! Disamping itu, misoa bisa juga dibikin kombinasi sup atau direbus. Sama nikmatnya, kok!

6. Mie Wonton

Masih ingin tahu dengan mie ayam? Ya, inilah mie-nya! Tidak seluruhnya warung mie ayam di Indonesia menggunakan mie ini, tetapi mayoritas sudah gunakan. Mie ini sama terkenalnya dengan mie telur di China. Dibuat dari gandum dan telur, mie wonton mempunyai warna kuning dengan wujud segi-empat. Dan yang terpenting, cocok sekali jika disajikan dengan pangsit!

7. Lo Mein

Lo Mein datang dari bahasa Kanton yang memiliki arti “mie aduk” atau “mie lempar”. Pada intinya, mie yang dibuat dari gandum ini tidak dimasak, tetapi ‘dilempar’ ke sauce sesudah direbus. Unik sekali, ya? Lo mein dapat dimasak, direbus, atau ditumis dengan diperlengkapi daging, seafood, atau sayur.

8. Soba

Jika mie yang unik dari Jepang Utara ini dibuat dari buckwheat atau gandum hitam. Karena itu, mie soba kelihatan warna lebih gelap dari mie secara umum. Struktur yang kenyal membuat mie ini cocok dihidangkan dingin atau panas. Jika di Jepang sana, soba kerap dihidangkan di waktu malam tahun baru sebagai lambang panjang usia.

9. Udon

Waktu pertama kalinya makan mie ini, usai makan saya betul-betul senang dan kenyang. Patut lah, udon memang punyai tubuh yang tebal. Sama dengan mie secara umum, udon dibuat dari tepung terigu dan garam, namun dipotong tebal. Mie asal Jepang Selatan ini seringkali direbus atau jadi kombinasi sup.

10. Ramen

Jepang memanglah tidak pernah kekurangan gagasan. Mie yang unik dari negeri sakura ini kerap dijumpai berbentuk instant, tetapi sesekali anda harus coba versus segarnya. Sama dengan mie secara umum, ramen dibuat dari tepung terigu, telur, dan garam. Yang sangat menarik ialah macam wujud ramain yang paling bermacam. Ada yang keriting sampai lempeng, tipis sampai tebal. Hingga kuah kaldunya punyai banyak jenis rasa, loh!

11. Chow Mein

Ada pula mie lo mein dan chow mein yang sama datang dari Tiongkok. Ke-2 nya dibuat dari tepung terigu dan telur. Memiliki bentuk sendiri condong bundar seperti spageti, tapi ukuran lebih tebal.

Perbedaan ke-2 nya yaitu pada teksturnya. Chow mein umumnya lebih gurih, sedang lo mein lebih halus. Ke-2  tipe mi ini biasa diolah dengan cara ditumis.

Sudah mengetahui ingin mencoba yang mana lebih dulu? Yang jelas, beberapa jenis mie di atas bisa dijumpai secara mudah, baik di restaurant atau versus instannya di pasar atau supermarket.